Berita Terkini

INDUSTRI DIMINTA PERCAYA DIRI

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudoyono meminta para pelaku usaha dan industri untuk percaya diri dalam mengahdapi perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA).

Menurut dia, ACFTA pada dasarnya memberikan banyak peluang investasi dan kemudahan kerja sama. Dia menambahkan, pemerintah terus mengupayakan melindungi sektor-sektor yang berpotensi terkena dampak buruk akibat pelaksanaan ACFTA.

Presiden mengatakan, pemerintah berupaya terus berpihak kepada industri dan sektor usaha di tanah air, terutama dalam memprioritaskan daya saing industri nasional. ”Kami akan mempercepat pembentukan Komite Inovasi Nasional dan Komite Ekonomi Nasional,” ujarnya.

”ACFTA itu sesungguhnya peluang untuk mencari peluang investasi ke Indonesia. Bahkan lebih dari itu, untuk meningkatkan perekonomian Indonesia lebih sehat. Kita diuji untuk dapat melewati masa transisi ini untuk bisa membangun arsitektur perekonomian global. Keberhasilan membangun fondasi akan membuat kita tangguh dalam persaingan, ”ujar Presiden saat membuka Inacraft ke-12 yang berlangsung di Jakarta Convention Center melalui Video Conference dari Istana Tampak Siring, Bali, kemarin.

Dia optimis dengan langkah-langkah strategis dan kebijakan pemerintah daya saing industri nasional bisa terus ditingkatkan. Selain itu, menjaga mutu barang sangat penting dan menetapkan standar produk termasuk bagi barang-barang impor. Menurut dia, saat ini pemerintah terus meningkatkan sistem pelayanan perijinan yang terbuka dan cepat  sehingga dapat menciptakan ekonomi yang lebih efisien dan menekan ekonomi biaya tinggi.

Di sisi lain, Presiden mengatakan, industri kerajinan dapat menjadi penopang ekonomi rakyat. Untuk itu, dia menghimbau agar pelaku industri kerajian terus mengembangkan ide, kreasi dan inovasi baru.

”Industri ini sangat penting karena menyerap banyak tenaga kerja. Strategis karena memiliki daya saing  tinggi dan diminta banyak kalangan dengan harga jual yang menguntungkan, serta inspirasi karena penggabungan seni dan penampilan bercita rasa tinggi,”katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengajak agar pelaku usaha dalam negeri sadar terhadap hasil karyanya (Haki) dengan mendaftarkan karya-karyanya melalui hak paten untuk melindungi karya-karya nasional. Bahkan dia mendesak agar kampanye cinta 100% produk Indonesia dalam rangka menjaga pasar dalam negeri terus digalakkan.”Jangan sampai hasil karya bangsa kita didaftarkan oleh bangsa lain,”tandasnya.


Sumber: Seputar Indonesia, 22 April 2010

PENCARIAN DATA

KALENDAR

November 2017
MTWTFSS
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

PENGUNJUNG

444254
Hari iniHari ini152
Minggu IniMinggu Ini1170
Bulan IniBulan Ini6206